Setiap orang tua tentu mendambakan anak-anak mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, ceria, dan memiliki postur tubuh ideal. Namun, adanya gangguan perkembangan saraf sering kali tidak disadari oleh ibu hingga anak memasuki usia sekolah dasar yang terlambat ditangani. Melakukan pemantauan berkala terhadap proses tumbuh kembang anak menggunakan instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan atau KPSP sangat penting dilakukan sejak usia dini. Melalui deteksi dini ini, setiap keterlambatan motorik maupun sensorik pada anak dapat segera diintervensi oleh dokter spesialis anak.
Instrumen skrining ini terdiri dari beberapa pertanyaan sederhana mengenai kemampuan fisik dan sosial anak yang disesuaikan dengan kelompok usia mereka. Ibu dapat melakukan pengamatan langsung terhadap aktivitas harian anak, seperti kemampuan memegang mainan, berdiri, hingga mengucapkan beberapa patah kata. Hasil evaluasi dari kuesioner ini akan menunjukkan apakah perkembangan anak berjalan normal, meragukan, atau memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Pemantauan ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali pada anak usia di bawah dua tahun.
Keaktifan ibu dalam membawa anak ke posyandu untuk melakukan pemeriksaan berkala ini memegang peranan yang sangat penting bagi masa depan anak. Jangan mengabaikan apabila anak belum mampu melakukan gerakan fisik dasar yang seharusnya sudah dikuasai oleh anak-anak seusianya di lingkungan rumah. Deteksi awal terhadap keterlambatan proses tumbuh kembang balita akan mempermudah tim medis dalam merencanakan program terapi stimulasi yang tepat sasaran. Pencegahan sejak dini selalu memberikan hasil yang jauh lebih optimal dibandingkan penanganan yang terlambat dilakukan.
Pihak sekolah tinggi ilmu kesehatan di Demak aktif menerjunkan tim pengabdian masyarakat untuk membantu kader posyandu dalam melakukan skrining ini. Mereka memberikan pelatihan penggunaan lembar KPSP agar para kader dapat membantu para ibu di pedesaan memantau perkembangan anak dengan mudah. Edukasi mengenai pentingnya pemberian nutrisi seimbang dan stimulasi bermain yang sehat di rumah juga terus disampaikan secara konsisten kepada warga. Kolaborasi yang baik ini sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang tangguh dan cerdas.
Mari kita tingkatkan kepedulian kita terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak kita dengan rajin memantau perkembangan fisik mereka secara disiplin. Jadikan kunjungan ke posyandu atau puskesmas terdekat sebagai agenda rutin bulanan keluarga yang menyenangkan bagi anak dan ibu di rumah. Mengoptimalkan proses emas tumbuh kembang buah hati kita merupakan investasi terbesar dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan bebas stunting. Semoga anak-anak Indonesia selalu tumbuh sehat, cerdas, bugar, dan mampu meraih cita-cita setinggi langit di masa depan.